PPDB with zonasi system
assalamualaikum para juragan ilmu gimans kabarnya. josss temanya mantab kali ini nih masalah PPDB. mungkin diantara agan-agan ada yang mau daftar ke smp atau sma unggulan di daerah kalian. yoy pasti pada kesel sama sistemzona ya. hahaha sans aja gan, kalo agan tinggal di daerah terpencil pasti mau sekolah di daerah yang maju ya. dan itu terhalang oleh zonasi hanya karna jarak wkwkwkw :v #Harapbersabar.
tapi tenang aja gan mungkin ane akan sedikit share ke agan-agan semua ya biar pada ademan dikit. coba agan berfikir sedikit dingin dulu. tarik nafas dalam-dalam terus keluarkan perlahan-lahan. oke gimana udah tenang kalo bisa minum teh atau kopi juga biar makin seger pikirannya. hahaha lanjut ya ke topik. banyak orang yang bilang gini "kenapa sih harus ada zonasi" kata para pendaftar "jadi zonasi ini di fungsikan untuk pemerataan pembangunan sekolah" kata para pemerintah. yah kira-kira gitulah ya hehehe. nah jadi fungsi dari zonasi ini untuk meratakan pembangunan sekolah gan. bertujuan untuk menghilangkan yang namanya sekolah unggulan dan sebagainya. lah kalo gak ada sekolah unggulan jadi sekolah jelek semua donk :v hahaha bukan gitu juga dan jangan sampai kek gitu ya. intinya indonesia mau menjadikan seluruh sekolah di indonesia sebagai sekolah unggulan. jadi mau siswa sekolah di sekolah A atau sekolah B itu sama aja (alias sama-sama unggulan).
nah terus banyak orang yang bilang "kalo mau kayak gitu kenapa harus siswanya yang di ratakan" tambahnya "kenapa gak gurunya atau fasilitas-fasilitas lain yang mendukung pembelajaran para siswa di kelas" nah kira-kira gini lah protes para pembenci zonasi. oke sebelum ane bahas ane mau kasih attention kalo ane ini gak mihak ke salah satu kubu. ane hanya ingin membuka wawasan kita bersama aja gan biar tidak ada saling dengki antara satu dengan yang lain. karena kita ini adalah indonesia beragam tapi satu hahaha #anakNKRI. yang di proteskan para agan-agan yang kurang setuju dengan zonasi itu ada benarnya juga. tapi kira-kira membutuhkan dana yang besar atau tidak hehehe biasa indonesia :v. kalau kita lihat bersama misal ada guru yang bagus dalam segi ke ilmuannya dan kita jadikan dia guru di sekolah terpencil apa gajiinya cukup? ibarat kita punya club bola misal trus ada pemain berbakat kaya CR7 apa mau dia pindah ke club gak jelas dengan gaji kecil. pasti dia akan memilih untuk bermain di club besar dengan gaji yang setimpal pula hehehe, ya sama lah. apa lagi kalo udah bahas fasilitas kayak lab, alat-alat praktek, dan penunjang-penunjang lain.
nah jadi di situ gan masalahnya, bukanya pemerintah itu tidak mau cuma banyak uang yang harus di keluarkan juga untuk pembangunan yang lain, sedangkan para koruptor udah banyak yang makan dana negara T _ T makin dikit dah uang negara. untungnya banyak para pejabat indonesia yang pintar, cerdas, dan cermat mereka membuat gagasan untuk meratakan dulu para murid-murid yang unggul dengan sistem zonasi ini. "lah apa hubungannya?" hahaha pasti di benak kalian muncul pertanyaan kayak ini, hayo jujur :v. kita bahas dikit kuy! jadi gini gan sistem ini jauh lebih hemat dan efektif untuk pemerataan pendidikan di indonesia. coba agan kalo belajar faham sama temen apa sama guru? ini tergantung sih kalo gurunya friendly ya enak juga sama guru tapi kalo killer ya pasti sama temen lah. nah intinya friendly kan berarti enak sama temen wkwkwk :v.
maka dari itu pemerinitah mencoba untuk meratakan seluruh anak cerdas di indonesia untuk apa? agar nanti yang anak-anak unggul ini akan di jadikan sebagai tutor sebaya. gimana sih cara kerja tutor sebaya apa harus ngajar di depan kelas atau buat kelompok belajar. hahaha kuno bats ya gak usah gitu juga kali gan. kalo agan selama sekolah pasti punya konak kawan kan hehehe ketauan tuh yang sering nanyain PR. nah dari situ aja si anak unggul itu nanti akan mengajak sekaligus mengajari teman-temannya yang males belajar dan mengerjakan PR menjadi semangat dan merubah maindset mereka. disitulah program mulai bekerja.
ia kan, percaya-gak percaya tunggu aja program zonasi ini kayaknya akan terus ada sampai benar-benar berjalan sesuai rencana. coba agan bayangin kalo mau meratakan fasilitas dan guru. ada berapa sekolah di indonesia yang membutuhkan itu semua. dan semua itu butuh dana yang besar. dengan zonasi kita berikan fasilitas yang justru paling berharga denga harga yang terjangkau pastinya yaitu adalah murid unggulan. murid yang unggul itu yang gimana sih yaitu murid yang di letakkan di sekolah manapun dia akan tetap menjadi nomor satu biasanya terkenal di sekolah. terkenal karena prestasi bukan nakal :v. terus juga dari perstasi-prestasi mereka sekolah juga biasanya akan mengikutsertakan para siswa yang berbakat untuk mengikuti suatu ajang perlombaan yang berhadiah uang. nah dari situ baru lah sekolah akan mengadakan pembangunan fasilitas mentraining para pengajar yang masih kurang dan laini-lain.
gimana udah agak ademan belum? hehehe lumayan lah ya tapi pasti masih ada yang ganjel. gimana kalo misalkan anak agan sendiri atau justru agan itu sendirilah yang berposisi sebagai anak unggul. yang seharusnya agan bisa menyekolahkan atau bersekolah di sekolah unggulan eh justru karena zonasi jadi dapet sekolah gak jales. hahaha ini yang di namakan dengan permainan mental gan. ingat definsi murid unggulan di ataskan. di letakkan di manapun akan tetap jadi yang nomor 1. nah jadi agan seharusnya tetap tenang sebagai anak unggulan. terus gimana masalah fasilitasnya? yang seharusnya di sekolah unggulan dapat guru-guru yang mumpuni fasilitas-fasilitas yang lengkap eh begitu kena zonasi sekolah di sekolah ecek-ecek yang gurunya gak jelas fasilitas gak ada. sans aja karena disitulah kita menjadi sebuah fasilitas untuk murid-murid yang lain. maksudnya? jadi gini kita sendiri yang harus berfikir kreatif bagaimana caranya tetap menjadi nomor satu meski dengan fasilitas yang terbatas. nah karena semangat membara itulah yang nanti akan membuat murid-murid yang lain mencontoh kita sebagai murid unggulan. dan nanti sekolah yang awalnya hanya punya satu atau dua murid unggulan saja bisa bertambah karena terdorong semangat oleh temannya. dan nanti akan banyak bermunculan juara-juara baru dari sekolah-sekolah yang mungkin dulu belum pernah angkat tropi olimpiade dan lain sebaganya.
hehehe mungkin memang butuh waktu lama. tapi ada satu yang ane coba tolong jujur ya para pendaftar apa alasan kalian ingin bersekolah di sekolah favorit? plz sejujur-jujurnya tulis di kolom komentar. mungkin salah satu dari kalian ada yang terbesit karena gengsi ya hahaha kalau bukan kalian mungkin ortu kalian yang kek gitu. biasa orang indo gengsinya tinggi. gak sekolah di sekolah unggulan di bilang cupu ya begitu akhrnya malah saling nyogok dan seterusnya mau sampai kapan. kalo gak di berlakukan sistem ini ya pasti akan terus begitu. dengan zonasi semua adalah sekolah favorit dan tidak ada lagi gengsi-gengsian hahaha.
mungkin di paragraf terakhir di artikel ini ada sedikit motifasi ane untuk anak-anak yang unggulan. yang memang nilai mereka mumpuni untuk masuk sekolah favorit tapi kalah karena sistem zonasi. tolong bantu lah indonesia ini dengan apa yang kalian bisa. jangan hanya fikirkan gengsi dan hargadiri kalian. cerdaskanlah ke hidupan bangsa dengan dengan tangan kalian hingga menyucurkan keringat darah dari kening kalian. diletakkan di manapun itu bukan masalah selama kita tetap kreatif dan positif. se7kan, sip ane percaya kalian bisa bekerja sama dan jangan berkecil hati karena kita harus berlapang dada. sekolah favorit tidak menjamin kalian menjadi seorang yang success karena ke succesan itu akan hadir jika kita tidak pesimis harus yakin kalau allah subhanahuwata'ala akan membantu kita. berfikir kreatif dan berdoa untuk keluar dari suatu masalah. oke cukup sekian untuk postingan ini thx untuk para juragan ilmu ya.
tapi tenang aja gan mungkin ane akan sedikit share ke agan-agan semua ya biar pada ademan dikit. coba agan berfikir sedikit dingin dulu. tarik nafas dalam-dalam terus keluarkan perlahan-lahan. oke gimana udah tenang kalo bisa minum teh atau kopi juga biar makin seger pikirannya. hahaha lanjut ya ke topik. banyak orang yang bilang gini "kenapa sih harus ada zonasi" kata para pendaftar "jadi zonasi ini di fungsikan untuk pemerataan pembangunan sekolah" kata para pemerintah. yah kira-kira gitulah ya hehehe. nah jadi fungsi dari zonasi ini untuk meratakan pembangunan sekolah gan. bertujuan untuk menghilangkan yang namanya sekolah unggulan dan sebagainya. lah kalo gak ada sekolah unggulan jadi sekolah jelek semua donk :v hahaha bukan gitu juga dan jangan sampai kek gitu ya. intinya indonesia mau menjadikan seluruh sekolah di indonesia sebagai sekolah unggulan. jadi mau siswa sekolah di sekolah A atau sekolah B itu sama aja (alias sama-sama unggulan).
nah terus banyak orang yang bilang "kalo mau kayak gitu kenapa harus siswanya yang di ratakan" tambahnya "kenapa gak gurunya atau fasilitas-fasilitas lain yang mendukung pembelajaran para siswa di kelas" nah kira-kira gini lah protes para pembenci zonasi. oke sebelum ane bahas ane mau kasih attention kalo ane ini gak mihak ke salah satu kubu. ane hanya ingin membuka wawasan kita bersama aja gan biar tidak ada saling dengki antara satu dengan yang lain. karena kita ini adalah indonesia beragam tapi satu hahaha #anakNKRI. yang di proteskan para agan-agan yang kurang setuju dengan zonasi itu ada benarnya juga. tapi kira-kira membutuhkan dana yang besar atau tidak hehehe biasa indonesia :v. kalau kita lihat bersama misal ada guru yang bagus dalam segi ke ilmuannya dan kita jadikan dia guru di sekolah terpencil apa gajiinya cukup? ibarat kita punya club bola misal trus ada pemain berbakat kaya CR7 apa mau dia pindah ke club gak jelas dengan gaji kecil. pasti dia akan memilih untuk bermain di club besar dengan gaji yang setimpal pula hehehe, ya sama lah. apa lagi kalo udah bahas fasilitas kayak lab, alat-alat praktek, dan penunjang-penunjang lain.
nah jadi di situ gan masalahnya, bukanya pemerintah itu tidak mau cuma banyak uang yang harus di keluarkan juga untuk pembangunan yang lain, sedangkan para koruptor udah banyak yang makan dana negara T _ T makin dikit dah uang negara. untungnya banyak para pejabat indonesia yang pintar, cerdas, dan cermat mereka membuat gagasan untuk meratakan dulu para murid-murid yang unggul dengan sistem zonasi ini. "lah apa hubungannya?" hahaha pasti di benak kalian muncul pertanyaan kayak ini, hayo jujur :v. kita bahas dikit kuy! jadi gini gan sistem ini jauh lebih hemat dan efektif untuk pemerataan pendidikan di indonesia. coba agan kalo belajar faham sama temen apa sama guru? ini tergantung sih kalo gurunya friendly ya enak juga sama guru tapi kalo killer ya pasti sama temen lah. nah intinya friendly kan berarti enak sama temen wkwkwk :v.
maka dari itu pemerinitah mencoba untuk meratakan seluruh anak cerdas di indonesia untuk apa? agar nanti yang anak-anak unggul ini akan di jadikan sebagai tutor sebaya. gimana sih cara kerja tutor sebaya apa harus ngajar di depan kelas atau buat kelompok belajar. hahaha kuno bats ya gak usah gitu juga kali gan. kalo agan selama sekolah pasti punya konak kawan kan hehehe ketauan tuh yang sering nanyain PR. nah dari situ aja si anak unggul itu nanti akan mengajak sekaligus mengajari teman-temannya yang males belajar dan mengerjakan PR menjadi semangat dan merubah maindset mereka. disitulah program mulai bekerja.
ia kan, percaya-gak percaya tunggu aja program zonasi ini kayaknya akan terus ada sampai benar-benar berjalan sesuai rencana. coba agan bayangin kalo mau meratakan fasilitas dan guru. ada berapa sekolah di indonesia yang membutuhkan itu semua. dan semua itu butuh dana yang besar. dengan zonasi kita berikan fasilitas yang justru paling berharga denga harga yang terjangkau pastinya yaitu adalah murid unggulan. murid yang unggul itu yang gimana sih yaitu murid yang di letakkan di sekolah manapun dia akan tetap menjadi nomor satu biasanya terkenal di sekolah. terkenal karena prestasi bukan nakal :v. terus juga dari perstasi-prestasi mereka sekolah juga biasanya akan mengikutsertakan para siswa yang berbakat untuk mengikuti suatu ajang perlombaan yang berhadiah uang. nah dari situ baru lah sekolah akan mengadakan pembangunan fasilitas mentraining para pengajar yang masih kurang dan laini-lain.
gimana udah agak ademan belum? hehehe lumayan lah ya tapi pasti masih ada yang ganjel. gimana kalo misalkan anak agan sendiri atau justru agan itu sendirilah yang berposisi sebagai anak unggul. yang seharusnya agan bisa menyekolahkan atau bersekolah di sekolah unggulan eh justru karena zonasi jadi dapet sekolah gak jales. hahaha ini yang di namakan dengan permainan mental gan. ingat definsi murid unggulan di ataskan. di letakkan di manapun akan tetap jadi yang nomor 1. nah jadi agan seharusnya tetap tenang sebagai anak unggulan. terus gimana masalah fasilitasnya? yang seharusnya di sekolah unggulan dapat guru-guru yang mumpuni fasilitas-fasilitas yang lengkap eh begitu kena zonasi sekolah di sekolah ecek-ecek yang gurunya gak jelas fasilitas gak ada. sans aja karena disitulah kita menjadi sebuah fasilitas untuk murid-murid yang lain. maksudnya? jadi gini kita sendiri yang harus berfikir kreatif bagaimana caranya tetap menjadi nomor satu meski dengan fasilitas yang terbatas. nah karena semangat membara itulah yang nanti akan membuat murid-murid yang lain mencontoh kita sebagai murid unggulan. dan nanti sekolah yang awalnya hanya punya satu atau dua murid unggulan saja bisa bertambah karena terdorong semangat oleh temannya. dan nanti akan banyak bermunculan juara-juara baru dari sekolah-sekolah yang mungkin dulu belum pernah angkat tropi olimpiade dan lain sebaganya.
hehehe mungkin memang butuh waktu lama. tapi ada satu yang ane coba tolong jujur ya para pendaftar apa alasan kalian ingin bersekolah di sekolah favorit? plz sejujur-jujurnya tulis di kolom komentar. mungkin salah satu dari kalian ada yang terbesit karena gengsi ya hahaha kalau bukan kalian mungkin ortu kalian yang kek gitu. biasa orang indo gengsinya tinggi. gak sekolah di sekolah unggulan di bilang cupu ya begitu akhrnya malah saling nyogok dan seterusnya mau sampai kapan. kalo gak di berlakukan sistem ini ya pasti akan terus begitu. dengan zonasi semua adalah sekolah favorit dan tidak ada lagi gengsi-gengsian hahaha.
mungkin di paragraf terakhir di artikel ini ada sedikit motifasi ane untuk anak-anak yang unggulan. yang memang nilai mereka mumpuni untuk masuk sekolah favorit tapi kalah karena sistem zonasi. tolong bantu lah indonesia ini dengan apa yang kalian bisa. jangan hanya fikirkan gengsi dan hargadiri kalian. cerdaskanlah ke hidupan bangsa dengan dengan tangan kalian hingga menyucurkan keringat darah dari kening kalian. diletakkan di manapun itu bukan masalah selama kita tetap kreatif dan positif. se7kan, sip ane percaya kalian bisa bekerja sama dan jangan berkecil hati karena kita harus berlapang dada. sekolah favorit tidak menjamin kalian menjadi seorang yang success karena ke succesan itu akan hadir jika kita tidak pesimis harus yakin kalau allah subhanahuwata'ala akan membantu kita. berfikir kreatif dan berdoa untuk keluar dari suatu masalah. oke cukup sekian untuk postingan ini thx untuk para juragan ilmu ya.
👍
BalasHapus